Pengertian
Cloud computing,
often referred to as simply “the cloud,” is the delivery of on-demand computing
resources—everything from applications to data centers—over the Internet on a
pay-for-use basis.
Cloud computing services
Software as a
service (SaaS), Cloud-based applications—or software as a service (SaaS)—run on
distant computers “in the cloud” that are owned and operated by others and that
connect to users’ computers via the Internet and, usually, a web browser.
Platform as a
service (PaaS), Platform as a service provides a cloud-based environment with
everything required to support the complete lifecycle of building and
delivering web-based (cloud) applications—without the cost and complexity of
buying and managing the underlying hardware, software, provisioning and
hosting.
Infrastructure
as a service (IaaS), Infrastructure as a service provides companies with
computing resources including servers, networking, storage, and data center
space on a pay-per-use basis.
Cloud Computing
merupakan teknologi yang menggunakan internet dan remote server pusat untuk menjaga
data dan aplikasi. Cloud computing memungkinkan konsumen dan pebisnis untuk
menggunakan aplikasi tanpa instalasi dan mengakses file pribadi mereka di
komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan untuk
komputasi yang jauh lebih efisien dengan memusatkan penyimpanan data,
pengolahan dan bandwidth.
Menurut jurnal yang dipublikasikan IEEE.
Internet
Computing / Cloud Computing adalah suatu paradigma dimana informasi secara
permanen tersimpan di server internet dan tersimpan secara sementara di
komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer
tablet, notebook, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
Sebuah contoh
sederhana dari komputasi awan email Yahoo, Gmail, atau Hotmail dll Yang Anda
butuhkan hanyalah koneksi internet dan Anda dapat mulai mengirim email. Server
dan Perangkat lunak manajemen email semua di atas awan (internet) dan
benar-benar dikelola oleh penyedia layanan cloud Yahoo, Google dll. Konsumen
bisa menggunakan perangkat lunak sendiri dan menikmati manfaatnya. Analogi ini,
"Jika Anda membutuhkan susu, untuk apa anda membeli sapi?" Semua
pengguna atau konsumen butuhkan yaitu untuk mendapatkan manfaat menggunakan
perangkat lunak atau perangkat keras komputer seperti mengirim email dll Hanya
untuk mendapatkan manfaat ini (susu) jadi untuk apa konsumen membeli (sapi)
software / hardware?
Cloud computing
dibagi menjadi tiga yaitu: "Aplikasi", "storage", dan
"konektivitas" Setiap segmen memiliki tujuan yang berbeda dan
menawarkan produk yang berbeda untuk pebisnis dan individu di seluruh dunia.
Pada bulan Juni 2011, sebuah studi yang dilakukan oleh V1 menemukan bahwa 91%
dari profesional senior TI sebenarnya tidak tahu apa komputasi awan dan
dua-pertiga dari profesional senior keuangan sudah menyoroti sifat dari
teknologi. Pada September 2011, sebuah studi Aberdeen Group menemukan bahwa
perusahaan mencapai rata-rata kenaikan 68% beban IT mereka untuk komputasi awan
dan baru 10% pengurangan dalam data center biaya listrik.
Google Drive
adalah salah satu contoh layanan cloud storage dari Google yang diluncurkan
pada akhir April 2012, yaitu layanan untuk menyimpan file di internet pada
storage yang disediakan oleh Google. Dengan menyimpan file di Google Drive maka
pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dimanapun dengan
menggunakan komputer desktop, maupun perangkat mobile, Kapasitas yang
disediakan oleh google drive untuk layanan gratis adalah 5GB, untuk menggunakan
kapasitas lebih dari itu maka akan dikenakan biaya tambahan.
Kapan saatnya pindah ke Cloud Computing
-
Dari sisi perusahaan:
Jika perusahaan
merasa sudah menghabiskan banyak biaya untuk divisi TI, tapi hanya menghasilkan
imbal balik yang kecil dari sisi bisnis, itulah saatnya mempertimbangkan cloud
computing
Untuk perusahaan skala kecil dan menengah,
kalau dihadapkan dengan pilihan membeli server mahal dan harus mempekerjakan
karyawan baru untuk mengoperasikan server tersebut, padahal pemasukan masih
kecil, sebaiknya mencari alternatif lain (Cloud).
untuk perusahaan skala enterprise, ada kalanya
mereka telah terlalu banyak memiliki aset TI sehingga mulai kehilangan waktu
untuk melakukan pendataan. Berapa jumlah server yang dipunyai, kapan server itu
dibeli, dan sebagainya
-
Dari sisi end user:
Ketika resiko
kehilangan data semakin meningkat, maka gunakanlah cloud storage.
Ketika
spesifikasi computer dirasa sudah tidak mampu lagi untuk menjalankan beberapa
aplikasi, misalnya untuk menggunakan office terbaru, bias menggunakan cloud
office application.
Mengandalkan
analisis untuk membuat laporan tertentu, tapi hanya menggunakan bagian dari
tahun. Perusahaan awan bisa mulai menawarkan data analisis secara
laporan-demi-laporan, bukan ditagih di akhir bulan dengan biaya bulanan. Untuk
kasus ini ada penyedia cloud report yaitu DB2web Query dari IBM.
Komputasi GRID
Berbeda dengan
cloud computing, Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh
geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan
masalah komputasi skala besar. Dalam hal bisa disebut sebagai parallel
computing baik itu secara riil maupun virtual. Ada beberapa daftar yang dapat
dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :
-
Sistem untuk koordinat sumber
daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
-
Sistem menggunakan standard dan
protocol yang terbuka.
-
Sistem mencoba mencapai
kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen
individu pelayanan komputasi grid.
Secara generik,
keuntungan dasar dari penerapan komputasi Grid, yaitu:
-
Perkalian dari sumber daya: Resource pool dari
CPU dan storage tersedia ketika idle.
-
Lebih cepat dan lebih besar:
Komputasi simulasi dan penyelesaian masalah apat berjalan lebih cepat dan
mencakup domain yang lebih luas.
-
Software dan aplikasi: Pool
dari aplikasi dan pustaka standard, Akses terhadap model dan perangkat berbeda,
Metodologi penelitian yang lebih baik.
-
Data: Akses terhadap sumber
data global, dan Hasil penelitian lebih baik
Arsitektur GRID Computing
Seperti terlihat
pada gambar tersebut,GRID COMPUTING dibangun dengan jalan menggabungkan
sistem-sistem komputasi grid yang berada di institusi-institusi penelitian
(GRID-2, 3, 4) menjadi satu kesatuan. Konfigurasi perangkat keras dan perangkat
lunak masing-masing sistem di tingkat institusi dapat berbeda, namun dengan
mengoperasikan teknologi grid computing seperti GT4 pada simpul-simpul
penghubung dari masing-masing sistem, keseluruhan sistem membentuk satu
kesatuan infrastruktur komputasi grid. Dengan konfigurasi seperti ini, jika
dibutuhkan,pengguna di suatu institusi dapat memanfaatkan sumber daya komputasi
yang berada di luar institusinya.
Jika suatu
institusi telah mengimplementasikan suatu teknologi grid computing tertentu
seperti SUN Grid Engine (SGE) atau teknologi komputasi berbasis jaringan
seperti PVM, MPI, Condor maka sistem GT4 dapat
dikonfigurasikan untuk berkoordinasi dengan masing-masing teknologi
tersebut. Salah satu prasyarat dari pembentukan GRID COMPUTING adalah
tersedianya suatu backbone jaringan berkapasitas besar untuk menghubungkan
simpul-simpul penghubung di masing-masing institusi (harus memiliki lebar pita
mulai 2 Mbps sampai dengan 155 Mbps).
Komponen-komponen penting :
GRAM: Grid Resource Allocation & Management
Komponen ini
bertanggung jawab dalam mengelola seluruh sumber daya komputasi yang tersedia
dalam sistem komputasi grid.
Pengelolaan ini
mencakup eksekusi program pada seluruh komputer yang tergabung dalam sistem
komputasi grid, mulai dari inisiasi, monitoring, sampai penjadwalan
(scheduling) dan koordinasi antar proses.
RFT/GridFTP: Reliable File Transfer/Grid File Transfer
Protocol
Komponen ini
memungkinkan pengguna mengakses data yang berukuran besar dari simpul-simpul
komputasi yang tergabung dalam sistem komputasi grid secara efisien dan dapat
diandalkan.
MDS: Monitoring & Discovery Service
Komponen ini
memungkinkan pengguna sistem GT4 melakukan monitoring proses komputasi yang
tengah berjalan sehingga masalah yang timbul dapat segera diketahui.
GSI: Grid Security Infrastructure
Komponen ini
bertanggung jawab atas keamanan sistem komputasi grid secara keseluruhan.
Sistem keamanan GT4 dibangun atas komponen-komponen standar keamanan yang telah
teruji, yang mencakup proteksi data, autentikasi, delegasi, dan autorisasi.
Konfigurasi dasar GT4 mengasumsikan baik pengguna maupun layanan menggunakan
standar keamanan yang menggunakan standar kunci publik X.509.
VIRTUALISASI
Virtualisasi
adalah membuat sebuah simulasi dari perangkat keras, sistem operasi, jaringan
maupun yang lainnya. Di bidang teknologi informasi, virtualisasi digunakan
sebagai sarana untuk improvisasi skalabilitas dari perangkat keras yang ada.
Dengan
virtualisasi, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu
buah komputer. Hal ini tentunya dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan
oleh sebuah perusahaan.
Perangkat lunak
yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa
disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). Menurut Robert
P. Goldberg dalam tesisnya yang berjudul Architectural Principles For Virtual
Computer Systems pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu:
Type 1 berjalan
pada fisik komputer yang ada secara langsung. Pada jenis ini hypervisor/VMM
benar-benar mengontrol perangkat keras dari komputer host-nya. Termasuk
mengontrol sistem operasi-sistem operasi guest-nya. Contoh implementasi yang
ada adalah KVM dan OpenVZ. Adapun contoh yang lain seperti VMWare ESXi,
Microsoft Hyper-V.
Gufron Rajo Kaciak
Type 2 berjalan
pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini sistem operasi guest berada diatas
sistem operasi host. Contoh tipe ini adalah VirtualBox.
Gufron Rajo Kaciak
Distributed Computation dalam Cloud Computing
Kegiatan ini
merupakan kumpulan beberapa computer yang terhubung untuk melakukan
pendistribusian, seperti mengirim dan menerima data serta melakukan interaksi
lain antar computer yang dimana membutuhkan sebuah jaringan agar computer satu
dan lainnya bisa saling berhubung dan melakukan interaksi. Hal ini semua
dilakukan dengan cloud computing yang seperti kita ketahui memberikan layanan
dimana informasinya disimpan di server secara permanen dan disimpan di computer
client secara temporary.
Komputasi
Terdistribusi merupakan salah satu tujuan dari Cloud Computing, karena
menawarkan pengaksesan sumber daya secara parallel, para pengguna juga bisa
memanfaatkannya secara bersamaan (tidak harus menunggu dalam antrian untuk
mendapatkan pelayanan), terdiri dari banyak sistem sehingga jika salah satu
sistem crash, sistem lain tidak akan terpengaruh, dapat menghemat biaya
operasional karena tidak membutuhkan sumber daya (resourches).
Distribusi
komputasi ini memiliki definisi mempelajari penggunaan terkoordinasi dari
computer secara fisik terpisah atau terdistribusi. Pada distributed computing
ini, program dipisah menjadi beberapa bagian yang dijalankan secara bersamaan
pada banyak computer yang terhubung melalui jaringan internet.
Map Reduce dan NoSQL (Not Only SQL)
MapReduce adalah
model pemrogramana rilisan Google yang ditujukan untuk memproses data berukuran
raksasa secara terdistribusi dan parallel dalam cluster yang terdiri atas
ribuan komputer. Dalam memproses data, MapReduce dibagi menjadi 2 proses utama,
yaitu Map dan Reduce. Proses Map bertugas utnuk mengumpulkan informasi dari
potongan-potongan data yang terditribusi dalam tiap komputer dalam cluster
(kelompok komputer yang saling terhubung). Hasilnya deserahkan kepada proses
Reduce untuk diproses lebih lanjut. Hasil proses Reduce merupakan hasil akhir
yang dikirim ke pengguna.
NoSQL adalah
tipe database yang sangat jauh berbeda dengan konsep RDBMS ataupun ODBMS.
Perbedaan utamanya sendiri yaitu karena tidak mengenal istilah relation dan
tidak menggunakan konsep schema. Dalam NoSQL, setiap tabel berdiri sendiri
tanpa tergantung dengan tabel lainnya.
NoSQL Database
adalah sebuah database yang bertipe NoSQL, yaitu database ini tidak mengenal
istilah relational dan tidak menggunakan konsep schema. Contoh dari NoSQL
Database salah satunya adalah MongoDB.
NoSQL
Nosql adalah
sebuah memcache dari bagian database sederhana yang berisi key dan value.
Database ini bersifat struktur storage dimana sistem databasenya yang berbeda
dengan sistem database relasional. Nosql tidak membutuhkan skema table dan
menghindari operasi join dan berkembang secara horizontal. Selain itu NoSQL
merupakan suatu bahasan yang jauh dari arti kata yang dibaca. Tidak berarti tanpa
sql query. Melainkan bagaimana suatu sql query digunakan seminimal mungkin
dalam suatu program database. Dengan memanfaatkan teknologi NoSQL ini,
diharapkan mampu mengurangi beban server. Selain itu, hal ini juga memudahkan
programmer dalam membuat suatu program dan proses pengembangannya. Penjelasan
lebih mengenai NoSQL database akan dijelaskan pada sub bab dibawah ini.
Database NoSQL,
juga disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan untuk pengelolaan datadan
desain database yang berguna untuk set yang sangat besar data terdistribusi.
NoSQL, yang mencakup berbagai teknologi dan arsitektur, berusaha untuk
memecahkan masalah skala bilitas dan kinerja data yang besar yang database
relasional tidak dirancang untuk menangani.NoSQL ini sangat berguna ketika
perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar data
terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh pada beberapa virtual
server di awan.
Berlawanan
dengan kesalahpahaman yang disebabkan oleh namanya, NoSQL tidak melarangbahasa
query terstruktur (SQL) Meskipun benar bahwa beberapa sistem NoSQL sepenuhnya
non-relasional, yang lain hanya menghindari fungsi relasional dipilih seperti
skema tabel tetap dan bergabung dengan operasi. Sebagai contoh, daripada
menggunakan tabel, database NoSQL mungkin mengatur data menjadi objek, kunci /
nilai berpasangan atau tupel
KOMPUTASI TERDISTRIBUSI
Komputasi
terdistribusi adalah suatu sistem pada jaringan komputer yang dihubungkan dengan
cara tertentu sehingga tampak seperti satu komputer bagi pemakai individual.
Komputasi terdistribusi menggunakan sumber daya komputer yang ada dan
melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis
yang bertujuan untuk memecahkan berbagai macam persoalan komputasi dalam skala
besar. Komputasi terdistribusi mentransformasikan banyak komputer dalam satu
jaringan yang dapat digunakan secara efektif seperti halnya sebuah komputer
saja, sehingga memaksimalkan penggunaan sumber daya komputasi. Hal ini berarti
bahwa setiap klien dalam jaringan dapat mengakses setiap file data yang
terdapat dalam jaringan, menjalankan program komputer yang ada dalam jaringan
(baik yang ada dalam server maupun yang ada dalam klien). Komputasi terdistribusi
adalah jaringan, tetapi tidak semua jaringan merupakan komputasi terdistribusi.
Jaringan hanya akan merupakan sistem komputasi terdistribusi apabila
unsur-unsur data, file, dan komputer di dalam jaringan dapat diakses melalui
setiap klien berdasarkan nama, bukan berdasarkan lokasi fisik. Ada 2 buah
komponen penting dalam komputasi terdistribusi yaitu server atau komputer pusat
yang secara konstan menyediakan dan menjalankan program komputer dan database
yang dibutuhkan oleh komputer lain di dalam jaringan tersebut serta workstation
atau client yang berisi program yang ditempatkan pada server jaringan.
Cara Kerja Komputasi Terdistribusi
Cara kerja
komputasi terdistribusi adalah beban kerja akan didistribusikan ke
komputer-komputer yang terhubung untuk diselesaikan dimana semua itu
dikendalikan oleh suatu sistem operasi. Pengguna hanya cukup melakukan
pengaturan sistem operasi, kemudian sistem operasilah yang akan melakukan
tugasnya mengorganisasi kemampuan dan tugas ke komputer-komputer itu.
Karakteristik Komputasi Terdistribusi
Ciri khas dari
komputasi terdistribusi adalah heterogenitas dalam berbagai hal seperti
perangkat keras, sistem operasi, dan bahasa pemrograman karena tidak mungkin
untuk mengembangkan sistem terdistribusi yang homogen secara paksaan, karena
secara alamiah sistem komputer terdistribusi tumbuh dari lingkungan yang
heterogen. Kata kunci dalam menjembatani perbedaan-perbedaan yang muncul adalah
interoperabilitas (interoperability). Ciri lain dari komputasi terdistribusi
adalah dimana pemakai tidak perlu menyadari komputer mana yang bekerja untuk
melaksanakan tugas komputasi. Ibaratnya, pemakai ingin ini dan mendapat hasil
komputasi yang diingkan tanpa memandang oleh siapa pekerjaan itu dikerjakan.
Semua alokasi sumber daya dan penanganan kerja dikendalikan oleh sistem
operasi. Dicirikan pula menggunakan banyak komputer yang saling terhubung dalam
suatu jaringan komputer, untuk melakukan komunikasi proses antar komputer yang
bekerja.
Kegunaan Komputasi Terdistribusi
Kegunaan
komputasi terdistribusi antara lain adalah untuk membantu manusia dalam
melakukan perhitungan yang sangat besar supaya dapat diselesaikan dengan cepat,
tepat dan akurat, memperlancar pelayanan situs web yang sering dikunjungi,
pengetesan algoritma misal dalam benchmarking masalah-masalah yang berkaitan
dengan algoritma genetika, pendukung server basis data yang besar dan banyak
client pengaksesnya, dan lain sebagainya. Seperti diketahui bahwa kebutuhan
manusia akan komputasi yang cepat dan akurat yang tidak dapat ditangani oleh
sebuah mesin komputer misal perhitungan dalam peramalan posisi benda langit di
lembaga penelitian luar angkasa. Selain itu digunakan pula untuk menangani
beban permintaan yang besar semisal search engine agar mampu menangani ribuan
request serentak tanpa mengalami gangguan penundaan pelayanan, contohnya Google
yang memiliki komputer cluster terbesar didunia.
Dampak Komputasi Terdistribusi
Komputasi
terdistribusi memiliki dampak baik dan buruk bagi kehidupan umat manusia antara
lain manusia lebih mudah dan lebih cepat untuk mendapatkan informasi yang
mereka inginkan, membantu manusia untuk melakukan perhitungan yang sangat besar
supaya dapat diselesaikan dengan cepat, tepat dan akurat, membantu
perusahaan-perusahaan besar dalam masalah basis data perusahaan, dan lain
sebagainya. Selain itu sistem komputasi terdistribusi juga memiliki dampak yang
kurang baik karena membuat manusia semakin tergantung kepada komputer atau
mesin, komputasi terdistribusi juga sering disalahgunakan untuk hal-hal yang
kurang baik atau untuk kejahatan, dan penggunaan komputasi terdistribusi oleh
personal kadang kala menjadi suatu pemborosan karena mereka tidak memiliki
masalah sebesar perusahan atau institusi.
Kelebihan & Kekurangan Komputasi Terdistribusi
Komputasi
terdistribusi juga memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti yang dijelaskan
sebagai berikut :
Kelebihan komputasi terdistribusi :
1.Pembagian sumber daya antar komputer
dibuat lebih mudah
2.Menyediakan
kinerja yang baik dengan mendistribusikan beban kerja ke komputer-komputer dan
mengerjakan bagian dari pekerjaan itu secara bersamaan pada beberapa processor
3.Menjadikan
sistem keseluruhan lebih handal, karena kegagalan yang terjadi pada salah satu
komponen dapat ditangani oleh komponen yang setingkat lainnya
Kekurangan komputasi terdistribusi :
1.Penggunaan
energi yang digunakan untuk menghidupkan komputer-komputer yang digunakan
sebagai “cluster”
2.Peralatan
pendukung lainnya misalkan piranti jaringan yang digunakan untuk menghubungkan
antar komputer
3.Delay
komunikasi yang terjadi tidak dapat diprediksi karena melibatkan banyak
komponen serta tidak adanya referensi clock yang universal yang dapat dijadikan
system clock
Implementasi
komputasi modern dibidang matematika
Komputasi adalah
algoritma yang digunakan untuk menemukan suatu cara untuk memecahkan masalah
dari sebuah data input. Komputasi ini merupakan bagian dari ilmu matematika dan
ilmu computer. Ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada
penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numeric serta penggunaan
computer untuk menganalisis dan memecahkan masalah – masalah ilmu. Jadi
komputasi modern adalah sebuah konsep system yang mana menerima instruksi –
intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory ini bias juga dari memory
computer. Oleh karena itu, kita melakukan komputasi menggunakan computer maka
bias dibilang computer merupakan sebuah komputasi modern. Istilah mesin
komputasi digunakan dari tahun 1920, mengacu pada setiap mesin yang melakukan
pekerjaan computer manusia, yaitu setiap mesin yang menghitung sesuai dengan
metode yang efektif. Selama akhir 1940-an dan awal 1950-an, muncul mesin
komputasi elektronik, mesin komputasi secara bertahap member jalan hanya untuk
‘komputer’, awalnya biasa dengan elektronik ‘awalan’ atau ‘digital’.
Karakteristik komputasi modern
Komputer – komputer
penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis
perangkat keras, system operasi, serta aplikasi yang terpasang.
Komputer –
komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang
beragam.
Komputer maupun
jaringan tidak terdedikasi, bias hidup atau mati sewaktu – waktu tanpa jadwal
yang jelas.
Implementasi Komputasi Modern di Bidang Matematika
Implementasi
komputasi modern di bidang matematika ada numerical analysis yaitu sebuah
algoritma dipakai untuk menganalisa masalah – masalah matematika. Bidang
analisis numerik sudah sudah dikembangkan berabad-abad sebelum penemuan
komputer modern. Interpolasi linear sudah digunakan lebih dari 2000 tahun yang
lalu. Banyak matematikawan besar dari masa lalu disibukkan oleh analisis
numerik, seperti yang terlihat jelas dari nama algoritma penting seperti metode
Newton,interpolasi polynomial Lagrange, eliminasi Gauss, atau metode Euler.
Buku-buku besar
berisi rumus dan tabel data seperti interpolasi titik dan koefisien fungsi
diciptakan untuk memudahkan perhitungan tangan. Dengan menggunakan tabel ini
(seringkali menampilkan perhitungan sampai 16 angka desimal atau lebih untuk
beberapa fungsi), kita bisa melihat nilai-nilai untuk diisikan ke dalam rumus
yang diberikan dan mencapai perkiraan numeris sangat baik untuk beberapa
fungsi. Karya utama dalam bidang ini adalah penerbitan NIST yang disunting oleh
Abramovich dan Stegun, sebuah buku setebal 1000 halaman lebih. Buku ini berisi
banyak sekali rumus yang umum digunakan dan fungsi dan nilainilainya di banyak
titik. Nilai f-nilai fungsi tersebut tidak lagi terlalu berguna ketika komputer
tersedia, namun senarai rumus masih mungkin sangat berguna.Kalkulator mekanik
juga dikembangkan sebagai alat untuk perhitungan tangan.
Kalkulator ini
berevolusi menjadi komputer elektronik pada tahun 1940. Kemudian ditemukan
bahwa komputer juga berguna untuk tujuan administratif. Tetapi penemuan
komputer juga mempengaruhi bidang analisis numerik, karena memungkinkan
dilakukannya perhitungan yang lebih panjang dan rumit.
Berdasarkan jurnal yang dipost di blog sebelumnya
dapat dianalisa sebagai berikut.
Dilihat dari
source code berikut ini
1 clc
2 clear all
3
4 % -- batas
integrasi --
5 a = 0;
6 b = 2
7
8 x0 = a;
9 x3 = b;
10 h = (b-a)/3;
11 x1 = a + h;
12 x2 = a + 2*h;
13 %
---------------------
14
15 % -- metode
simpson 3/8 --
16 Int_38 = 3*h/8*(f(x0)+3*f(x1)+3*f(x2)+f(x3))
Disimpulkan bahwa
data proses dari sebuah input mula-mula akan disimpan pada sebuah memory. Yaitu
memory registry dimana merupakan penyimpanan smentara sebelum sebuah input itu
diproses menjadi sebuah output. Ini merupakan sebuah contoh yang di implementasikan
kedalam sebuah system pemrograman mengenai perhitungan integrasi.
Sisi keamanan infrastruktur
Belum diperlukan
keamanan dari masalah diatas. Karena hanya berjalan pada sebuah system perhitungan
integrasi dengan menggunaan beberapa metode. Alasannya, system tersebut belum
memerlukan database yang besar. Karena hanya memakai memory registry untuk
menyimpan inputnya sehingga keamanan tidak terlalu dibutuhkan.
Sisi Jaringan dan Layanan
Tidak terdefiniskan
untuk masalah diatas.
Sumber :
http://www.ibm.com/cloud-computing/us/en/what-is-cloud-computing.html
http://www.wikinvest.com/concept/Cloud_Computing
http://www.blognazcules.com/2013/03/definisi-cloud-computing.html
http://www.infokomputer.com/2014/04/berita/berita-reguler/ciri-ciri-perusahaan-perlu-pindah-ke-cloud-computing/
http://seto.citravision.com/berita-36-pengantar-komputasi-cloud--pengantar-komputasi-grid.html
http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-virtualisasi/8/
http://putrifebiani.blogspot.com/2014/05/map-reduce-dan-nosql.html
https://azizazkink.wordpress.com/2014/05/09/distributed-computation-dalam-cloud-computing/
https://www.youtube.com/watch?v=qav1FXDzxEw